Latest News
Kemudahan mobilitas yang diberikan oleh perangkat komputer yang tipis dan kecil ini tentunya juga tidak terlepas dari kekurangan. Ya, karena kemudahan yang diberikan oleh perangkat yang sekarang ini semakin banyak menjamur, tidak menutup kemungkinan akan memjadi incaran para maling. Hal itu terjadi karena, harga laptop yang rata-rata di atas 3 juta dan juga karena kecilnya.
Berikut ini saya coba berikan tips untuk mengamankan laptop anda dari tangan-tangan jahil yang banyak terjadi di kampus, kantor dan juga tempat-tempat umum lainnya.
Jika pada suatu ketika anda sedang bekerja dengan laptop anda dan karena ada keperluan tertentu anda harus meninggalkan laptop. Karena keperluan anda tidak begitu memakan waktu (sebentar) dan juga anda tidak terlalu jauh meninggalkan laptop anda, anda enggan atau memang tidak memungkinkan untuk mematikan dan membawan laptop anda karena setelahnya anda akan menggunakannya kembali.
Jika memang anda sering menghadapi situasi tersebut di atas, untuk lebih menjaga laptop anda digunakan orang lain atau diambil maling, anda memerlukan pengamanan yang diberikan oleh Laptop Alarm.
Laptom Alarm merupakan software gratis yang dapat digunakan untuk mengunci laptop dan akan memberikan suara alarm ketika salah satu dari kondisi-kondisi berikut terjadi:
- Kabel power dicabut
- Log off atau Shutdown
- USB Mouse dicabut
- Mouse digerakan
Anda dapat menentukan kondisi-kondisi di atas yang akan diaktifkan setelah menjalankan Laptop Alarm yang juga merupakan aplikasi portable alias anda bisa menggunakannya tanpa terlebih dulu menginstall di latop anda. Anda cukup mendouble klik file hasil downloadan anda, Laptop Alarmpun siap bekerja untuk anda.
Klik tombol Options isikan password anda pada unlock password yang digunakan untuk membuka anlocknya.
Silahkan pilih kondisi tersebut di atas lalu klik lock computer dan laptop sudah sedikit terlindungi dari tangan-tangan jahil.
Download Laptop Alarm
Mungkin jika anda sering mencoba-coba banyak software, adakalanya anda menemukan kejadian dimana program tersebut error atau corrup yang mengakibatkan tidak bisa di uninstall dari control panel anda dan dengan terpaksa anda menghapus langsung directory dari program tersebut di C:\Program Files\Program Error (misal).
Apakah dengan menghapus directory program yang rusak tersebut lantas selelsai sudahlah proses uninstall yang anda lakukan? tentu tidak bukan?
Ketika anda melakukan cara di atas, anda masih akan menemukan daftar uninstall program pada Control Panel > Add remove program.
Nah, kali ini saya akan coba memberikan tips atau trick menghilangkan secara paksa daftar program yang directorynya sudah anda hapus karena masalah gagal meng-uninstall program yang mungkin corrupt tersebut.
Cara pertama:
- Klik start menu > Run > ketik regedit dan tekan enter.
- Carilah path HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Uninstall
- Di dalam key HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Uninstall tersebut anda akan menemukan sub key program yang terinstall di komputer anda.
- Untuk menghilangkan daftar program yang tidak bisa di uninstall tadi, anda cukup menghapus sub key-nya misal subkey "Software error".
Cara kedua:
Add Remove Program Cleaner adalah suatu program kecil yang dapat membantu anda memecahkan masalah ketidakberhasilan anda dalam meng-uninstall program karena corrupt atau program tersebut rusak.
Program kecil buatan IntelliAdmin dapat anda download di sini dan dapat anda gunakan secara bebas alias gratis.
Caranya:
- Jalankan program yang sebelumnya telah anda download
- Setelah program jalan, akan ada daftar program yang terinstall di komputer anda
- Pilih salah satau daftar program yang ingin anda hapus dari list remove add/program di komputer anda lalu klik Remove from add/program list.
Selamat mencoba.
Prinsip dari langkah terakir ini adalah, windows explorer tidak bisa menghapus folder yang huruf terakirnya adalah spasi.Gampangkan ?. Jadi dengan langkah simple di atas, kalo ada teman atau orang yang dengan sengaja atau tidak ingin menghapus folder autorun.inf menggunakan windows explorer, orang tersebut akan mendapati error dan tentunya folder autorun.inf tidak jadi terhapus dan flash disk tidak jadi
Pencegahan Tingkat 2
Menyambung pada postingan sebelumnya tentang bagaimana melindungi diri dari serangan virus dengan membuat folder autorun.inf (pencegahan tingkat 1), sekarang mari kita lanjutkan dengan pencegahan tingkat 2 yaitu dengan cara mencegah Folder Pelindung Terhapus Dengan Unicode.
Tidak perlu berpanjang lebar intronya, langsung saja kita bahas cara perlindungan tingkat 2 ini.
Pastikan kamu sudah menjalankan atau mempraktekkan perlindungan tingkat 1. Setelah itu masuklah ke folder yang telah kamu buat tadi (folder autorun.inf) lalu buatlah file text baru menggunakan text editor misal notepad ++ simpan dengan sembarang nama.txt. Rename lah file teks Anda menjadi: 퀏셛됝鍔聎.txt
Jika huruf-huruf CJK (Cina-Jepang-Korea) di atas tidak muncul, gunakan gambar ini sebagai acuan:
Masuklah ke folder yang telah dibuat buat (folder autorun.inf) lalu buatlah file text baru menggunakan text editor, simpan dengan sembarang nama.txt. Rename lah file teks tersebut menjadi 퀏셛됝鍔聎.txt.
Ke-5 huruf di atas adalah karakter Unicode dengan kode berturut-turut: U+D00F U+C15B U+B41D U+9354 U+804E
Untuk bisa membuat ke-5 huruf CJK tersebut, kamu membutuhkan:
- Font Arial Unicode (1 paket dalam Microsoft Office)
- Character Map (biasanya ter-install dengan instalasi Windows)
Ok begini cara membuat nama file di atas.
- Anggaplah font Arial Unicode sudah ada di komputer kamu.
- Buka Ms. Office yang kamu punya (kali ini saya menggunakan Ms. Office 2007).
- 1. Klik Symbol di sebelah kanan atas aplikasi Ms, Office kamu.
- 2. Pilih font Arial Unicode MS.
- 3. Ketikkan U+D00F (hanya yang berada dibelakang "+") D00F pada Character code.
- 4. Klik insert
- Ulangi langkah yang sama hingga membentuk text di atas.
Setelah kita mendapatkan kelima karakter tersebut, klik tombol Copy, lalu tinggal kita Paste sebagai nama file baru. Catatan penting: Pada saat kamu mem-paste karakter-karaketer tersebut sebagai nama file baru, karakter-karakter tersebut akan tampak seperti kotak-kotak, sanatai itu normal aja kok. Font yang digunakan Windows untuk menampilkan nama file tidak memiliki bentuk huruf (glyph) untuk karakter-karakter tersebut, sehingga akan diganti dengan kotak.
Prinsip yang mendasari langkah pencegahan ini adalah:
- Sebagian besar virus tidak mensupport Unicode; akibatnya ke-5 huruf CJK di atas akan diperlakukan sebagai karakter Windows.
- Karena Windows menggunakan pemetaan UTF-8 untuk memetakan karakter Unicode multi-byte menjadi karakter Windows single-byte, karakter-karakter yang saya pilihkan di atas akan terpetakan menjadi beberapa karakter kontrol C1, yang tidak bisa/tidak mau diolah oleh Windows function call non-Unicode.
Sampai disini, folder autorun.inf yang telah kita bikin sebelumnya telah terproteksi oleh sebuah file text dengan nama dan dengan karakter unicode, akibatnya virus-virus yang akan menyerbu flash disk dengan menghapus isi folder autorun.inf akan mengalami kegagalan saat sang virus berusaha menghapus file di dalam folder.
Tapi tingkat ini pun masih belum foolproof; jikalau flash disk kamu dipinjam teman, misalnya, lalu dia melihat ada "autorun.inf" di root directory nya, dia bisa menyangka flash disk kamu sudah terinveksi virus, lalu dihapuslah folder tersebut! Akibatnya, flash disk kamu menjadi "telanjang" kembali.
Maka dari itu kita perlu perlindungan tambahan terhadap teman yang bermaksud baik tapi malah menelanjangi perlindungan flash disk kita dengan pencegahan tingkat 3 pada bagian 3 besok ya . . . . (bersambung)
Pencegahan Tingkat 1
Sebenarnya tips ini digunakan untuk melindungi flash disk dari tertularnya virus. Seperti yang kita tau bersama, sebuah virus dapat menularkan dirinya dengan berbagai jalan, salah satu jalan flash disk kamu tertulari virus adalah ketika flash disk kamu sering dimasukkan ke banyak komputer terutama komputer warnet yang lebih rentan terkena virus dari internet.
Tips berikut mudah-mudahan bisa membantu kamu melindungi flash disk kamu dan juga pastinya komputer kamu dari serangan virus-virus jahat yang banyak bergentayangan di komputer teman atau warnet.
Hapus file autorun.inf di root directory dari Flash Disk kamu, lalu segera buat sebuah folder bernama autorun.inf
Sebelum saya lanjutkan membahas bagaimana cara melindungi diri dari serangan virus, ada baiknya kita tahu sebenarnya bagaimana sebuah virus menularkan dirinya ke media seperti flash disk atau disket (sudah jarang sekali disket digunakan karena keterbatasan space), mari kita bahas.
Ada dua cara virus menularkan dirinya yaitu sebagai berikut:
- Virus menular dengan cara menulis file "autorun.inf" di root directory dari Flash Disk. Hal ini berakibat saat Flash Disk dimasukkan ke dalam rongga USB komputer atau laptop, windows akan langsung meng-eksekusi program yang dirujuk oleh file "autorun.inf" ini. Akibatnya, virus berjalan, dan komputer kamupun tertular.
- Virus menular dengan cara menyembunyikan folder-folder di Flash Disk, lalu menggandakan dirinya dengan nama yang sama dan icon yang sama dengan icon folder. Akibatnya, pengguna yang kurang awas bukannya men-double-click folder yang ingin dibuka, malah men-double-click program virus tersebut (lain situasinya apaila kamu mengganti icon folder bawaan windows dengan icon yang kamu buat sendiri).
Cara penularan pertama lebih serius dari pada cara penularan kedua. Cara penularan kedua membutuhkan interaksi aktif dari pengguna (yaitu double-click), dan jika penggunanya cukup awas (misalnya, selalu menggunakan "Details" mode atau mengganti icon default windows dengan icon sendiri), maka kecil kemungkinan virus akan di-eksekusi.
Lain halnya dengan cara penularan pertama, virus tidak membutuhkan interaksi pengguna sama sekali. Seandainya fitur AutoRun aktif, maka kalopun hanya memasukkan flash disk ke dalam rongga USB akan mengeksekusi virus. Memang, pengguna dapat mencegah AutoRun berjalan dengan menahan tombol Shift, tetapi kita bisa saja lupa, atau jari kita terpeleset, alhasil komputer kitapun tertulari virus yang tentunya tidak kita inginkan. Selain itu, jika kita membuka Flash Disk kita melalui My Computer dengan cara double-click, tetap saja autorun.inf akan di-eksekusi.
Setelah kita mengetahui bagaimana virus menulari flash disk kita, mengapa kita tidak melindungi diri dulu dari serangn virus? atau dengan kata lain kita berusaha agar Flash Disk kita tidak tertular virus sejak awal.
Disini saya membagi menjadi 3 tingkatan atau level bagaimana mencegah penularan virus ke flash disk kita.
- Pencegahan Tingkat 1: Mencegah pembuatan autorun.inf
- Pencegahan Tingkat 2: Mencegah folder pelindung terhapus dengan Unicode
- Pencegahan Tingkat 3: Mencegah folder pelindung terhapus dengan "Folder Tak Terhapuskan"
Cara ini sangat sederhana, dan didasari 2 prinsip:
- Windows tidak memperbolehkan dibuatnya sebuah file dengan nama yang sama dengan nama sebuah folder
- Function call menghapus sebuah folder berbeda dengan function call menghapus sebuah file
Apa maksudnya? Baiklah saya jelaskan:
Mungkin kamu berpikir bahwa untuk mencegah virus menular melalui autorun.inf, kamu cukup membuat file autorun.inf yang dibuat super-hidden (read-only, hidden, system).
Kamu salah.
Virus dapat dengan mudah me-reset attribute file tersebut lalu menghapus file tersebut, lalu membuat autorun.inf baru.
Tetapi, jika kita membuat sebuah FOLDER dengan nama autorun.inf, maka virus tidak bisa membuat file autorun.inf dan jika virus berusaha men-delete 'file' autorun.inf tersebut, virus akan gagal dan mengalami error! (karena autorun.inf yang kita buat bukanlah file tapi folder).
Yang menyenagkan lagi, dengan cara ini, kemungkinan virus di memory akan mati. Mengapa? Karena kebanyakan virus tidak memiliki Exception Handling untuk situasi seperti ini, dia akan error, dan dibunuh langsung oleh Windows.
Cara ini masih belum benar-benar ampuh; virus masih dapat menghapus folder ini dengan melakukan 1 function call yang tepat. Maka mari kita membuat hidup virus menjadi lebih sengsara dengan Tingkat 2. (Bersambung)
Masih mengenai Windows Seven atau Windows Se7en. Beberapa postingan saya sebelumnya tentang Windows Seven: Convert Taskbar Windows Vista ke Windows Se7en dan Windows Se7en Transformation Pack. Kali ini saya akan memberikan cara bagaimana membuat sendiri Windows Seven Login Screen dengan Vista LoginStudio untuk Windows Vista kesayangan kamu.
Vista LoginStudio, sesuai namanya, aplikasi ini berfungsi untuk membuat Windows Vista Login Screen sesuai dengan keinginan kita, proses cara pembuatannya baca terus artikel ini.

Link yang mungkin terkait: Download LoginStudio for XP
Untuk menjajal style windows se7en yang belum resmi diluncurkan untuk publik, kamu bisa menjajal stylenya pada windows vista kamu.
- Download dan install EnhanceMyVista denga mengklik link yang ada.
- Klik Customizations Tab lalu klik TaskBar option dan centang box Iconize your taskbar
- Save dan restart komputer
- Klik kanan pada taskbar kamu > View > Large Icons
- Download Aero VG dan install menggunakan VistaGlazz
Tidak bisa dipungkiri Windows Vista telah banyak menyedot perhatian dari kalangan penggunanya karena tampilannya yang eye catching walaupon untuk menggunakan windows Vista memerlukan spesifikasi hardware yang berbeda dengan yang dibutuhkan oleh kakaknya "Windows XP".
Setelah windows Vista direalease, tidak lama kemudian terdengan rumor bahwa Microsoft akan mengeluarkan windows pembaharu windows Vista.
Windows Se7en saat ini telah masuk dalam tahap uji coba walaupun tidak semua orang tidak bisa turut mencobannya. Untuk merasakan windows se7en, silahkan gunakan Windows Se7en Transformation Pack untuk windows XP/Vista anda.
Fitur yang ada di Windows Se7en Transformation Pack:- Windows Seven Visual Style
- Windows Seven Start Menu
- WindowsSeven Styler TB
- Windows Seven Pie Dock
- Windows Seven Wallpapers
Windows Seven Transformation Pack – Visual Style, rasakan desain visual style yang eye catheing.
Windows Seven Transformation Pack – Software jajal fitur bawaan Windows Seven Transformation Pack diantaranya Windows Seven Blaero Start Orb, Windows Seven Start Menu, Windows Seven Pie Dock.
Fitur lain:
- Vienna Bootscreen
- Vienna Explorer
- Vienna Wallpaper
- Vienna Gadgets
- Vienna Sounds
- Buka Control Panel > Folder Options > klik tab View
- Uncheck "Automatically search for Network folders and printers"
- Disconnect the Map drives dengan cara klik star > klik kanan pada My Computer dan pilih Disconnect the Map drives
- Klik Start > Run atau tekan logo windows pada keyboard kamu + r
- Ketik services.msc lalu enter
- Cari servis Windows Image Acquisition (WIA) > klik kanan dan pilih stop jika servis tersebut sudah berjalan
- Setelah servis tersebut distop, klik kanan lagi pada servis Windows Image Acquisition (WIA) lalu pilih Properties.
- Pilih opsi Disabled pada startup type, klik OK.

- Sesuaikan dengan kebutuhan Anda dan sesuaikan dengan budget yang ada. Sebelum membeli netbook, Anda harus mengetahui kebutuhan Anda. Apakah Anda membutuhkan sebuah piranti berbobot ringan untuk mempermudah akses internet? Atau Anda membutuhkan laptop yang sarat fitur? Jika memang Anda membutuhkan fitur yang banyak, lebih baik Anda mengurungkan niat untuk membeli netbook dan memilih untuk membeli laptop. Netbook cocok digunakan untuk surfing,presentasi dan pekerjaan dengan Office. Sedangkan laptop cocok digunakan untuk mengedit video atau pekerjaan multimedia lainnya.
- Belilah netbook dengan ukuran layar 8,9 inchi atau yang berukuran lebih lebar. Saat membeli netbook, perhatikan ukuran layar. Usahakan untuk membeli netbook dengan ukuran layar minimal 8,9 inchi. Ukuran yang terlalu kecil akan mengurangi kenyamanan Anda saat menggunakan netbook, karena tidak dapat melihat halaman situs secara keseluruhan.
- Pastikan netbook pilihan Anda ditunjang dengan baterai 6 sel. Baterai 6 sel akan memberi kesempatan kepada Anda untuk menggunakan netbook dalam durasi waktu yang relatif lama.Misalnya, netbook Eee PC 1000 Asus, dan Eee Pc 901 yang tahan hingga delapan jam.
- Cobalah keypad netbook, dan pastikan itu nyaman untuk jari-jari Anda. Sebelum memutuskan untuk memboyong pulang sebuah netbook, sebaiknya Anda mencoba terlebih dahulu keypad pada netbook pilihan Anda. Pastikan bahwa keypad tersebut nyaman digunakan.
- Cermati software apa yang digunakan pada netbook tersebut. Sebelum memutuskan membeli netbook, terlebih dahulu cermati, software apa yang digunakan pada netbook tersebut. Apakah software tersebut sesuai dengan keinginan Anda, misalnya Windows XP atau Linux.
- Pertimbangkan harga netbook. Lazimnya, sebuah netbook akan ditawarkan pada kisaran harga di bawah US$ 500. Jika harga netbook tersebut melampaui harga US$ 500, pertimbangkan lagi keinginan Anda untuk membeli netbook. Karena harga tersebut sudah mendekati harga laptop biasa, yang menyediakan fitur lebih lengkap daripada netbook.
- Pertimbangkan fitur-fitur apa saja yang terdapat di netbook tersebut.
Agar lebih menghemat waktu berinternet, Anda bisa membuat sebuah shortcut situs yang sering Anda kunjungi pada desktop komputer.
Cara tradisional yang biasanya digunakan di browser Internet Explorer 7 (IE7) untuk membuat shortcut adalah dengan mengklik menu File pada browser, lalu pilih Send To, kemudian Shortcut to Desktop. Namun di browser Firefox tidak ada pilihan menu seperti itu.
Ada cara lain dan juga cepat untuk membuat shortcut situs di desktop, dan, seperti dikutip dari Techdreams, Rabu (15/10/2008), bekerja di browser IE maupun Firefox. Ini dia caranya:
Kini situs-situs favorit Anda bisa dikunjungi hanya dengan mengklik dua kali (double click) icon situs terkait pada desktop. Selamat browsing!
